x

You are using an outdated browser. Please upgrade your browser to improve your experience.

WARKVLT / Press

“Ini adalah versi bagus album debut full length Impish setelah sempat dirilis oleh label Singapore, Blackwinds Productions yang tidak bagus produksinya. Demi memuaskan dahaga para black metal mania domestik pada khususnya, para pendekar kegelapan kelahiran Bandung ini rela merogoh kocek lebih dalam untuk merilis ulang album bermuatan 10 + 3 bonus tracks black metal yang menghantam secara barbar. Dengan atmosfer perang melalui sample di jeda tiap lagunya, Impish menggeber komposisi yang terbilang 'straight-forward' dimana tempo ekstrim cepat begitu mendominasi ruang ekspresinya walau tetap menyelipkan beberapa part yang down beat. Syukurlah kuintet ini berhasil menghindari monoton dengan riff-riff suram yang cukup harmonis sehingga inilah kekuatan dari tiap lagunya mengingat tidak ada sisipan melodi atau solo gitar yang meliuk-liuk. Oh iya, terdapat cover song klasik milik Sodom, "Blasphemer"... it's fuckin' bad-ass! tanpa karya band lo nothing, man! ”

Bimo D Samyayogi - IMPISH - warkvlt review by Bimo Undying Magazine

“This Indonesian Black Metal Impish's choice to write faster music and by varying the tempos, "warkvlt' built on the foundation of dark endless by increasing the speed of faster. Every song having a handful of riffs that are not only discernible, but memorable, with a very good sense of melody and even catchy. Well, it's all about the atmosphere and yes regarding that this band succeed to be brutal, extreme, aggressive and dark. we write this reviews and this isn't enough, you only need their "warkvlt" and you definitely get your money's worth with this debut album.”

“CD Impish – Warkvlt …....secara umum aku bisa nilai 9 of 10 !!!! Ini sebuah album yang aku rasa nga kalah lah dengan band-band black metal di luar sana, yah patut di sejajarkan lah dengan mereka-mereka di luar sana. Ini menurut pendapatku, mungkin akan berbeda dengan pendapat lainnya, hanya saja aku merasa ini album adalah sebuah album yang wajib anda miliki jika anda suka dengan band black metal, atau walaupun anda tidak suka dengan band black metal, toh nga ada salahnya juga kalau anda memulainya dengan band yang satu ini. Musik di cd ini ….ah sudahlah silahkan dengerin sendiri, pokoknya gila abis, keren, mantap, te o pe dah. Apalagi di lagu no 8.....waduh cinta mati aku sama lagu no 8 ini, sumpeh sebuah lagu yang sangat sempurna. Aku dengerin bolak – balik masih belum bosen ini lagu, setiap di dengerin malah tambah bikin ketagihan aja. Jadi silahkan anda coba cd ini, di jamin kagak nyesel dah !!!! Super extra highly recommended dah !!!! ”

“Ini salah satu pendekar kegelapan dari kota kembang yang juga telah pernah di wawancarai di zine ini, pada CD promo ini ber isi 9 track. Komposisi lagu mereka cukup menyegarkan Scene Black Metal tanah air yang mana saat ini “Booming” Javaness Black Metal, dengan komposisi musikalitas yang berat album ini sangat patut untuk di miliki. Aransemet di setiap track cukup menarik tidak hanya sebatas gitar yang raw saja, akan tetapi mereka juga memadukan music Black Metal dan part-part Death Metal serta perpaduan Hyperblast yang menarik seperti pada track “Apokalyptikal Battlehymn” tidak sampai disitu saja album ini menunjukan kepada para metalhead seperti inilah Black Metal yang sesungguhnya dapat dilihat pada track “Revenge Of The Unhallowed”. Album ini harus kalian miliki segera bagaimana tidak ini merupakan album Black Metal terbaik saat ini di scene metal local yang mana memadukan kegelapan, kebrutalan sehingga menjadi harmonisasi yang menarik.”

Illuminatus Zine - Illuminatus zine - Impish warkvlt review

"All For True Blacker Must Have This now, You can be directly connected to an album and play the guitar along with your corpse paint and general spooky appearances drenched in myths, but in the end nothing will beat the indirect connection of the tortured individual that constantly embodies the metaphorical theater, just to flee from it again and rest on the freezing moon !!!"

“Первый студийник за 13 лет. В меру сырая и прохладная, в меру мелодичная душевная козлятина от адептов чернометольного ремесла из Индонезии. Чувственная и трогательная музыка, сделанная с душой и не на отьебись. За это ценим.”

“First impression adalah sebagai berikut (baru sampai track 4 - "Kemenangan Laskar Infidel"): 1. Secara tema dan artworks, sekilas sangat-sangat Panzer Division Marduk. However, sound-nya sangat berbeda. Sound yang dihasilkan sangat well produced dan relatif clean untuk ukuran raw blackmetal (bahkan bass pattern dapat didengar dengan cukup jelas). Saya rasa memang sudah seharusnya seperti ini. Being brutal dan straightforward bukan berarti harus mengorbankan kualitas. 2. Riff-riff yang dimainkan sekilas mengisyaratkan ada pengaruh yang kuat dari non-BM stuff, misalnya sound Malevolent Creation di era "The Ten Commandments." 3. So far, no keyboards yang secara dominan menguasai struktur lagu, which is menyebarkan "pesan" yang cukup jelas dan straightforward: brutal & raw blackmetal (Is it? Apakah memang ini self concept dari Impish?). 4. Tempo yang dimainkan tidak melulu blast beats minded, ada beberapa bagian yang dimainkan dengan alur yang bervariasi”

Riki Paramita (Metal enthusiasts) - IMPISH - new revelation of Indonesian Black Metal

“Mendengarkan kesembilan lagu tersebut selama satu putaran ternyata belum cukup. Saya memerlukan tiga kali putaran dan semua sensasinya tetap sama. Jujur passion saya ada di lagu-lagu thrash metal dan sedikit hardcore. Tapi mendengarkan lagu-lagu di Warkvlt justru saya menemukan sensasi ketika saya mendengarkan thrash metal. Jika sebelumnya belum tahu Impish adalah pengusung black metal, pasti indera musik saya yang memang sangat tidak tajam akan mengatakan itu adalah lagu-lagu thrash metal. Cepat dan terasa nyaring di telinga. Karakter vokal Sigit juga terdengar lain. Lebih menyakitkan di telinga seperti halnya ketika saya mendengar vokalis-vokalis band thrash metal. Di tengah jarangnya rilisan dari band black metal di tanah air, Warkvlt adalah album yang paling saya tunggu kehadirannya tahun depan. Oh ya, karena alasan menjaga komitmen, maaf kali ini saya tidak bisa menempelkan preview lagu-lagu tersebut. (Aang)”

“Apa yang membuat scene Black Metal tetap bertahan dari gempuran genre metal yang lain seperti Death,Trash metal ataupun Grindcore? Blackmetal adalah sebuah genre yang menuntut kita untuk totally menyukai musik dan intrik di dalamnya, dan tidak banyak orang yang menyukai hal ini secara mendalam, dan kami lihat orang orang tersebut truly dedicated to scene dan ada motor penggerak scene blackmetal di wilayahnya masing masing, hal itulah yang membuat kenapa scene blackmetal bisa bertahan dari gempuran genre metal lainnya di Indonesia ini yang terkenal akan scene deathmetal-nya. ”

Illuminatus Zine - Interview with Illuminatus zine

“Bangkitnya Kenakalan Dari Impish Kontribusi Impish pada scene blackmetal lokal tercatat telah tampil beberapa kali di panggung metal dan blackmetal jaman saparua dan bandung underground 90’an dan tampil di kompilasi Blacker than Darkness II yang di rilis oleh Dark banner productions di tahun 1999, lewat single The Shadows in the Fullmoon . Kini Impish aktif kembali dengan merilis EP Thy wrath of fire dan split album bersama Bvrtan berjudul Pesta Rakyat Hitam Kegelapan di tahun 2011 ini.”

“Berisi tiga lagu yang direkam secara live di studio mereka latihan.Konsepnya memang raw blackmetal , tapi sayangnya hasil rekaman terlalu kasar,sehingga aksen gitar yang dihasilkan tidak jelas”

Crushing Magazine - July 2011 - Thy wrath of fire Review

“IMPISH didirikan berdiri pada tanggal 18 Maret 1996 oleh Yono (vokal), Roni (drum), AW (bass) dan Deni (Gitar) ,nama Impish diambil dari buku pelajaran sejarah di SMA Pasundan 2 Bandung. Yang berarti Seperti Setan. Nama ini mereka pilih karena cocok dengan penampilan fisik maupun musik dengan konsep Black Metal.Secara konsep musik Impish banyak terpengaruh oleh Impaled Nazarene,Gorgoroth,Carphatian Forest, Bestial Warlust dan Immortal.”

“IMPISH The Legend Strike Black Legenda black metal Bandung siap menghentak kembali! Dengan personel baru, tenaga baru, racikan black metal baru. Hail... familia!”

Feedback