x

You are using an outdated browser. Please upgrade your browser to improve your ReverbNation experience.

AIM the END (MDN) / Blog

AIM THE END "MDN" sebagai TUJUAN TERAKHIR

Terbentuk di tahun 2009 silam, band indie asal Medan ini sudah mempunya 13 lagu dalam demonya. Dengan personil yang berjumlah 5 orang, nggak membatasi mereka untuk berkarya. Band yang digawangi oleh Youzi (Vocal), Rady (Lead Guitar), Indra (Guitar Rythm), Budy (Bass), dan Edo (drummer) telah menemukan kecocokan dalam bermusik, meskipun memiliki latarbelakang genre dan influence yang berbeda-beda. Hal inilah yang membawa mereka ke tingkat yang lebih serius.

Band yang dulunya bernama ''JOUL'' ini sempat bongkar pasang formasi layaknya band-band lain. Sampai pada akhirnya mereka sepakat mengganti nama menjadi Aim The End (MDN) sebagai tujuan terakhir mereka. Siapa yang ngusulin? ''kalo Aim The End, tu aku sendiri, tapi kalo ''MDN'', itu si Rady...'', sambut Indra, salah seorang gitaris Aim The End (MDN).

Gempuran lagu-lagu Pop Alternative dengan beat yang dinamis, dibalut lirik-lirik bertemakan cinta dengan porsi yang pas jadi bukti karya mereka dalam bermusik. Di tiap lagunya, terdengan influence dari band-band seperti (Muse, Second Hand Serenade, dan Ungu). Aransemen yang di bikin pun dalam porsi yang sesuai, nggak berlebihan. Ditambah lagi dengan liriknya yang easy listening, sehingga lagu-lagu mereka gampang dicerna dan seru tuk di dengar oleh para pecinta musik di Medan.

Beberapa waktu lalu mereka sepanggung dengan Killing Me Inside (K.M.I) di konsep KILMS, sob. Mereka membawakan 2 lagu, salah satunya adalah lagu daerah SU (Sumatera Utara) ''Sinanggartulo'' sebagai salah satu ciri khas kota Medan. Ketika di tanyakan gimana rasanya sepanggung dengan K.M.I, mereka mengaku awalnya cukup antusias. Tapi setelah dijalani ternyata biasa aja. Tanpa membawa perlengkapan perang, dan dengan alat yang kurang memadai, mereka berhasil memuaskan para AIM the END Lovers, sebutan bagi penggemar mereka. Salut deh buat mereka! (Rafiq)

Feedback