x

si_roy haris chandra / Blog

RSS Feed: http://seeroy.com/feed

APAKAH HITAM?

WARNA ada jika ada cahaya, dan hanya tertangkap sebagai (yang biasa kita sebut) warna apabila molekul gelombang atau spektrum cahaya memantul ke dalam organ mata. Fenomena keterpantulan itu kemudian tertangkap sebagai warna, dalam peristiwa penglihatan. Tidak masuknya gelombang cahaya ke dalam mata tidak akan dapat menyebabkan terjadinya warna. Kadar-kadar tertentu dalam hukum pemantulan cahaya (dari […]

The post APAKAH HITAM? appeared first on SEEROY.COM.

More »
RENUNGAN JALAN RAYA (21/3/12)

Bila kita terus simak pelbagai fenomena lalu lintasnya, akan cukup mudah dimengerti bahwa kota Jakarta, baik sebagai poros negeri maupun pusat negara, adalah salah satu tempat yang cukup buruk bagi — untuk tidak menyatakan ‘tempat gugurnya’ — penghayatan dan pengamalan sila ke-2 Pancasila. Pendek kata, masih terbilang sangat jauh dari adil dan beradab. Selayaknya penyakit […]

The post RENUNGAN JALAN RAYA (21/3/12) appeared first on SEEROY.COM.

More »
RENUNGAN JALAN RAYA (17/04/14)

#renungan_jalanraya : … tatanan mental (baca : jeroan) sebuah partai politik dapat dilihat dari tingkah laku para anggotanya dalam (ber)jalan raya. Bukan hanya terkait melejitnya tingkat kemacetan lalu lintas pada masa-masa kampanye, tapi juga menyangkut penggunaan fasilitas milik publik tersebut untuk berbagai kepentingan politik: publikasi, propaganda dsb.

The post RENUNGAN JALAN RAYA (17/04/14) appeared first on SEEROY.COM.

More »
DI SANA (PILIHAN) KITA TER(GE)LETAK

Ya. DI NEGERI TIPUTIPU itulah medan permainan isu, sabana pencitraan, pojok pemenangan argumen, teras pembentukan opini, sudut pencucian otak, ruang pemaksaan tafsir, bilik pemerasan keringat, jalan pengerdilan, jembatan pura-pura, lubang segala hisap, lorong kongkalingkong, pemandangan gombal, arena penyeragaman selera, kanal penjayusan air mata, mata air konspirasi, bentangan rencana licik, luapan bungkaman kritik, hamparan reduksi, liang […]

The post DI SANA (PILIHAN) KITA TER(GE)LETAK appeared...

More »
LIRAK-LIRIK

“MUSIK (dalam otentisitasnya sebagai bebunyi — bahasa — non verbal). Karena ia (juga) bersifat “meta-kognitif, post-intelektual & hyper-rasional, “psuedo”-logika, ekstra-nalar, proto-sains dan petit-spiritual” sebagaimana bentuk-bentuk seni lainnya, maka LIRIK (baca : teks musik) bisa menjadi –semacam satu-satunya — prasyarat mutlak agar ia dapat menjalankan peranan terbaiknya dalam ranah kemasyarakatan (dengan visi “pemanusiaan”). Kehadiran bahasa verbal […]

The post LIRAK-LIRIK appeared first on S...

More »
Feedback